<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>KUA Gemolong Sragen</title>
	<atom:link href="http://kuagemolong.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kuagemolong.wordpress.com</link>
	<description>Melayani Umat Dengan Bijak</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2012 03:08:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kuagemolong.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>KUA Gemolong Sragen</title>
		<link>http://kuagemolong.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kuagemolong.wordpress.com/osd.xml" title="KUA Gemolong Sragen" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kuagemolong.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Istighfar dan syahadat sebelum akad nikah bid&#8217;ah ?</title>
		<link>http://kuagemolong.wordpress.com/2011/12/13/istighfar-dan-syahadat-sebelum-akad-nikah-bidah/</link>
		<comments>http://kuagemolong.wordpress.com/2011/12/13/istighfar-dan-syahadat-sebelum-akad-nikah-bidah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2011 06:53:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kuagemolong</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://kuagemolong.wordpress.com/?p=467</guid>
		<description><![CDATA[Ada seseorang yang bertanya, “mengapa sebelum akan nikah diawali dengan membaca istighfar dan syahadad,  dasar hukumnya apa ?”. Pertanyaan ini menarik,  sebagai PPN kalangkabut juga menjawabnya.  Masyarakat muslim memang semakin kritis, ingin tahu detail, bukan hanya ikut-ikutan. Selama ini kami hanya berpedoman kepada buku  Pedoman Pegawai Pencatat Nikah. Di situ terdapat pasal tentang tata cara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuagemolong.wordpress.com&amp;blog=7266110&amp;post=467&amp;subd=kuagemolong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kuagemolong.files.wordpress.com/2011/12/untitlednan10.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-474" title="Untitlednan10" src="http://kuagemolong.files.wordpress.com/2011/12/untitlednan10.jpg?w=150&#038;h=100" alt="" width="150" height="100" /></a>Ada seseorang yang bertanya, “mengapa sebelum akan nikah diawali dengan membaca istighfar dan syahadad,  dasar hukumnya apa ?”.<span id="more-467"></span> Pertanyaan ini menarik,  sebagai PPN kalangkabut juga menjawabnya.  Masyarakat muslim memang semakin kritis, ingin tahu detail, bukan hanya ikut-ikutan. Selama ini kami hanya berpedoman kepada buku  Pedoman Pegawai Pencatat Nikah. Di situ terdapat pasal tentang tata cara akad nikah, salah satu rangkainnya adalah membaca istighfar dan syahadad. Akan tetapi pada pasal tersebut tidak ditemukan rujukan atau dalil yang mendasarinya. Pada awalnya, buku pegangan KUA ini cukup membantu petugas, akan tetapi dengan permintaan dalil atau rujukan kitab, ternyata tidak sederhana persoalannya.</p>
<p>Kami mencoba melacak lewat perpustakaan kitab kuning digital, <em>Al Maktabah Al Syamilah</em> yang memuat 5500 judul kitab warisan para ulama terdahulu, tetapi tidak berhasil menemukan dasarnya. Akhirnya setelah  melacak lewat dunia maya, ditemukan buku karya DR. Ahmad Zahro berjudul “Tradisi Intelektual NU” yang diterbitkan oleh LKIS Yogyakarta. Pada buku ini terdapat bab : “ Telaah Kritis Kitab Rujukan, Metode dan Hasil Keputusan Lajnah Bahsul Masail”. Dijelaskan oleh penulisnya bahwa salah satu hasil keputusan Muktamar NU ke 3 tahun 1928 di Surabaya adalah, “Dianjurkan kepada penghulu untuk mengajak wali, kedua mempelai dan dua saksi membaca istighfar dan syahadad sebelum akad nikah”.</p>
<p>Ringkasnya, membaca istighfar dan dua kalimah syahadat sebelum akad nikah adalah merupakan fatwa ulama, yaitu para ulama NU yang tergabung dalam Lajnah Bahsul Masail pada muktamar NU ke 3 di Surabaya.  Karena istighfar dan syahadat  itu bukan syarat atau rukun  nikah, maka tanpa membacanya pun akad nikah tetap sah. Bagi yang membacanya mendapat pahala zikir, sementara bagi penghulu dapat memantabkan hatinya bahwa yang ada di depanya itu benar-benar orang Islam.  Ini penting sebab walaupun mayoritas penduduk negeri ini muslim tetapi banyak mereka yang hanya Islam secara KTP. Mereka tidak menjalankan syari&#8217;ah Islam, sehingga dengan membaca syahadat dan langsung melangsungkan akad nikah Islamnya masih fress dan belum sempat berbuat fasik.<em></em></p>
<p>Lalu dalilnya mana ? dasar hukumnya adalah fatwa ulama tersebut.  Perlu diketahui fatwa adalah salah satu bentuk pemikiran hukum Islam. ia sejajar dengan kitab-kitab fikih dan keputusan hakim di mahkamah syari&#8217;ah<em>.  </em>Bila kita sholat dengan sangat pede berdasarkan kitab fikih sunnah atau fat&#8217;ul muin, maka penghulupun mantab membaca istighfar dan syahadat sebelum akad nikah berdasarkan fatwa tersebut di atas<em>.  Wallahu’alam</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kuagemolong.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kuagemolong.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kuagemolong.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kuagemolong.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kuagemolong.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kuagemolong.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kuagemolong.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kuagemolong.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kuagemolong.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kuagemolong.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kuagemolong.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kuagemolong.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kuagemolong.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kuagemolong.wordpress.com/467/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuagemolong.wordpress.com&amp;blog=7266110&amp;post=467&amp;subd=kuagemolong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kuagemolong.wordpress.com/2011/12/13/istighfar-dan-syahadat-sebelum-akad-nikah-bidah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">kuagemolong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuagemolong.files.wordpress.com/2011/12/untitlednan10.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Untitlednan10</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yuk, keluar dari juara satu korupsi</title>
		<link>http://kuagemolong.wordpress.com/2011/12/06/yuk-keluar-dari-juara-satu-korupsi/</link>
		<comments>http://kuagemolong.wordpress.com/2011/12/06/yuk-keluar-dari-juara-satu-korupsi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 03:55:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kuagemolong</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://kuagemolong.wordpress.com/?p=344</guid>
		<description><![CDATA[Tentu kita sangat sakit mendengar hasil survei KPK yang menempatkan kementerian Agama sebagai lembaga terkorup di Indonesia. Tapi mau apa lagi, survei itu konon ilmiah dan sangat bisa dipertanggungjawabkan. Untuk itu tak ada cara lain kecuali memperbaiki diri agar cap lembaga terkorup itu tahun depan hilang. Mengapa tahun depan ? sebab KPK saya yakin tahun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuagemolong.wordpress.com&amp;blog=7266110&amp;post=344&amp;subd=kuagemolong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kuagemolong.files.wordpress.com/2011/12/pin-anti-korupsi21.jpg"><img class="alignleft  wp-image-352" title="pin-anti-korupsi2" src="http://kuagemolong.files.wordpress.com/2011/12/pin-anti-korupsi21.jpg?w=90&#038;h=90" alt="" width="90" height="90" /></a>Tentu kita sangat sakit mendengar hasil survei KPK yang menempatkan kementerian Agama sebagai lembaga terkorup di Indonesia.<span id="more-344"></span> Tapi mau apa lagi, survei itu konon ilmiah dan sangat bisa dipertanggungjawabkan. Untuk itu tak ada cara lain kecuali memperbaiki diri agar cap lembaga terkorup itu tahun depan hilang. Mengapa tahun depan ? sebab KPK saya yakin tahun depan akan mengumumkan kembali hasil surveinya, dan tentu ini sangat menyakitkan bila kita kembali juara satu. Berikut kami sampaikan bagaimana agar kita tidak menjadi juara satu dalam hal korupsi.<br />
1.<strong> Tidak hidup mewah</strong><br />
Mantan ketua KPK Busyro Muqodas pernah berpidato bahwa kemewahan yang diperlihatkan oleh para pejabat sudah mengkhawatirkan. Dan ia menduga itulah akar korupsi. Hidup mewah itu mahal harganya, dan ketika pendapatan asli tidak banyak maka korupsi sering menjadi solusi. Orang-orang kementerian agama itu banyak yang dulunya santri. mereka biasa hidup sederhana di pesantren, tatkala kuliahpun banyak yang hanya tidur di masjid sambil mengelola masjid dan mengajar ngaji anak-anak. Tetapi kita sering terperangah tatkala para santri itu menjadi pejabat. Kegiatan banyak dilakukan di hotel berbintang, satu kamar bisa seharga 500 &#8211; 1 000.000. padahal kemenag telah menyediakan balai diklat, di setiap kantor ada aula, kurang gede ada gedung olahraga di banyak Madrasah negeri. Bahkan bila mau lebih santai banyak masjid yang siap dipakai untuk acara-acara kenegaraan yang terkait dengan agama. Menurut saya di masjid akan lebih santai, bisa selonjor, bila lelah bisa langsung rebahan. Yang penting kan hasilnya bukan fasilitasnya. Ini mungkin ide &#8220;aneh&#8221; sok miskin dan kurang proporsional. Tetapi perlu juga dipahami adanya sebuah hadis nabi, bahwa rasulullah takut bila umatnya telah terbiasa hidup mewah karena kemewahan akan memunculkan penyakit wahn, yaitu cinta dunia dan takut mati. Ketika terlalu cinta dunia seseorang sering bertindak menyebalkan, ogah berjuang, jangankan berjuang, bekerja yang itu untuk dirinya sendiripun ogah-ogahan.</p>
<p>2. <strong>Penuhi kebutuhan jangan mengejar keinginan</strong><br />
Buku-buku ekonomi secara standar menyebutkan bahwa manusia melakukan kegiatan itu untuk memenuhi kebutuhannya. Kebutuhan mencerminkan adanya perasaan kekurangan dalam diri manusia yang ingin dipuaskan. Jenis kebutuhan manusia bermacam-macam mulai dari makanan dan minuman, komputer, telpon, pendidikan, hiburan, rasa aman dan lain-lain. Semua kebutuhan tersebut dari segi intensitasnya dapat dibedakan menjadi tiga yaitu primer, sekunder dan tertier.<br />
Kebutuhan primer merupakan kebutuhan utama yang harus dipenuhi. Termasuk dalam hal ini adalah makanan, minuman dan tempat tinggal. Term primer berasal dari kata primus yang artinya pertama karena itu agar manusia tetap hidup maka jenis kebutuhan ini harus diutamakan. Sedangkan kebutuhan sekunder berarti kebutuhan untuk memperoleh kenyamanan hidup setelah yang primer terpenuhi. Sekunder sendiri berasal dari kata secundus yang artinya kedua, karena itu urutannya barada setelah yang pertama. Berikutnya adalah kebutuhan tertier. Kebutuhan ini tujuannya untuk meningkatkan prestise seseorang di masyarakat. Sifat kebutuhan jenis ini tergolong mewah karena itu biasanya harganya mahal.<br />
Teori tentang kebutuhan di atas menyamakan antara kebutuhan dan keinginan, padahal pada persoalan inilah kekacauan dunia berawal. Ketika kegiatan manusia ditujukan untuk memenuhi kebutuhan maka kebutuhan manusia itu ada batasnya sebaliknya bila kegiatan manusia itu bertujuan untuk memuaskan keinginannya maka perlu diketahui bahwa keinginan manusia itu tidak terbatas.<br />
Manurut penulis, perlu dibedakan antara kebutuhan dan keinginan. Sebagai contoh untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan adalah sebagai berikut : Kebutuhan gizi anak usia 4 &#8211; 6 tahun itu adalah ; Kalsium 500 miligram, Zat besi 9 miligram, Zat seng 10 miligram, Vitamin A 460 mikrogram, Vitamin C 45 miligram dan Vitamin D 10 miligram atau jumlah itu sama dengan 1500 kalori. Kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi nasi sebanyak 300 gr., sayuran 100 gr., tempe satu potong, buah 200 gr. dan segelas susu. Tetapi kalau seorang ibu ingin memuaskan keinginan anak maka ia dapat menambah dengan memberikan corned, jelly, es cream walls bahkan memperkenalkannya pizza dan hamburger.<br />
Contoh lain adalah kebutuhan akan pakaian. Ini adalah jenis kebutuhan primer, artinya setiap manusia harus memilikinya. Dalam perspektif Islam pakaian dibutuhkan untuk menutup aurat. Dari perspektif ini maka sebenarnya kebutuhan primer seorang muslim adalah menutup auratnya. Kebutuhan ini bisa dipenuhi dengan membeli baju dan celana seharga Rp. 50.000. Tetapi lagi-lagi manusia bisa saja menuruti keinginannya dengan membeli pakaian penutup aurat yang mengikuti mode terakhir seharga 5 juta perpotong.<br />
Suatu kebutuhan muncul pada diri manusia berasal dari manusia yang bersangkutan sedangkan keinginan biasanyan muncul setelah ada pengaruh dari luar. Misalnya seorang ibu rumah tangga memperoleh gaji dari suaminya Rp. 500. 000 perbulan. Uang sebanyak itu cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya yang hidup di desa dan terdiri dari 2 orang anak usia 1 dan 3 tahun serta suaminya. Ketika ibu tersebut mengikuti arisan di RT ia memperoleh informasi tetangganya bahwa toko X memberi peluang kepada masyarakat untuk membeli lemari es dengan cara kredit. Bila dibanding dengan toko lain harganya jauh lebih ringan. Karena memperoleh informasi tersebut muncullah keinginan pada ibu itu untuk memiliki perlengkapan rumah tangga tersebut. Ibu itu selanjutnya memutar otak bagaimana cara meyakinkan suami bahwa keinginannya itu merupakan kebutuhan. Mulailah proses rasionalisasi berlangsung. Beberapa alasan berhasil ia temukan di antaranya adalah, bahwa dengan memiliki lemari es sayuran dan buah-buahan menjadi segar, kebiasaan membeli es anaknya bisa dipenuhi di rumah, kalau ada sayur atau lauk yang sisa dapat diperpanjang daya tahannya dan frizernya dapat dipakai membuat es lilin dan dititipkan di warung tetangga.<br />
Apakah rasionalisasi dari keinginan menjadi kebutuhan tersebut logis ?. Seringkali yang terjadi hanyalah pembenaran belaka. Sebab dengan pendapatan yang sama yang selama ini cukup kemudian harus ditambah untuk memuaskan keinginan memiliki lemari es maka yang terjadi adalah defisit anggaran rumah tangga.<br />
Masyarakat modern saat ini disibukkan untuk memenuhi kebutuhannya yang bermacam-macam tetapi kebanyakan hanyalah pseudo needs ( kebutuhan seolah-olah). Landasan dari ini semua adalah materialisme dan hedonisme padahal inilah idiologi kapitalisme global.</p>
<p>3. <strong>Khusus tentang biaya nikah, buat aturan yang jelas, PLEASE..</strong>.</p>
<p>Pegawai Pengadilan Agama sangat PD. Mereka mengatur jadwal sidang semaunya, memanggil masyarakat semaunya dan menggelar sidang di kantornya. Mereka sangat wibawa, tak ada masyarakat yang protes. Padahal, bila kita belajar kitab fikih urusan yang mereka kerjakan hanyalah bagian belakang dari bab besar yaitu KITABUN NIKAH atau BABUN NIKAH. kayaknya nda ada kok kitab dengan judul bab tersendiri KITABU TOLAQ atau BABUT TOLAQ. bagaimana dengan KUA ? sungguh kita tersandra dengan PMA/2007 pasal 21 yang sangat lentur, alias pasal karet. Kita mohon bapak menteri secara tegas saja membuat pasal bahwa AKAD NIKAH DI KUA. (TITIK) dan kita siap hanya menarik biaya hanya 30 ribu, daripada sampai hari ini kemenag dibauat bulan-bulanan masyarakat dan penegak hukum karena dinilai pungli biaya nikah. Dengan pasal akad nikah di KUA kita bisa sangat wibawa sebagaaimana Pengadilan Agama sangat wibawa dihadapan masyarakat dan penegak hukum lainnya. Udahlah, kita sangat ikhlas tidak dapat tambahan &#8220;AMPLOP BEDOLAN&#8221;. Atau, kalau memang tidak mungkin memaksa &#8220;MENGANTORKAN IJAB&#8221;. Please, buatlah payung hukum agar seandainya penghulu menerima &#8220;transport&#8221; tidak dikejar KPK atau kejaksaan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kuagemolong.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kuagemolong.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kuagemolong.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kuagemolong.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kuagemolong.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kuagemolong.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kuagemolong.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kuagemolong.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kuagemolong.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kuagemolong.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kuagemolong.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kuagemolong.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kuagemolong.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kuagemolong.wordpress.com/344/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuagemolong.wordpress.com&amp;blog=7266110&amp;post=344&amp;subd=kuagemolong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kuagemolong.wordpress.com/2011/12/06/yuk-keluar-dari-juara-satu-korupsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">kuagemolong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuagemolong.files.wordpress.com/2011/12/pin-anti-korupsi21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pin-anti-korupsi2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>100 PANTUN PENGANTIN</title>
		<link>http://kuagemolong.wordpress.com/2011/03/17/100-pantun-pengantin/</link>
		<comments>http://kuagemolong.wordpress.com/2011/03/17/100-pantun-pengantin/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Mar 2011 01:54:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kuagemolong</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://kuagemolong.wordpress.com/?p=279</guid>
		<description><![CDATA[Inilah pantun pantun pengantin Dibuat untuk yang lagi bahagia Disingkat P3 bukan karena menteri Agama dari P3 Sederhana semoga mengena Dihimpun dari yang berserak Ditata agar pesta tambah semarak Nasehat singkat mungkin kurang memikat Tapi insya Allah bermanfaat Amin 1 Bukan buah sembarang buah Ini buah kelapa muda Bukan petuah sembarang petuah Petuah dari Kantor [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuagemolong.wordpress.com&amp;blog=7266110&amp;post=279&amp;subd=kuagemolong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kuagemolong.files.wordpress.com/2011/03/217112_10150157940293471_619578470_6529722_6335997_n.jpg"><img class="alignleft  wp-image-356" title="217112_10150157940293471_619578470_6529722_6335997_n" src="http://kuagemolong.files.wordpress.com/2011/03/217112_10150157940293471_619578470_6529722_6335997_n.jpg?w=150&#038;h=100" alt="" width="150" height="100" /></a>Inilah pantun pantun pengantin<br />
Dibuat untuk yang lagi bahagia<br />
Disingkat P3 bukan karena menteri Agama dari P3<span id="more-279"></span><br />
Sederhana semoga mengena<br />
Dihimpun dari yang berserak<br />
Ditata agar pesta tambah semarak<br />
Nasehat singkat mungkin kurang memikat<br />
Tapi insya Allah bermanfaat<br />
Amin</p>
<p>1<br />
Bukan buah sembarang buah<br />
Ini buah kelapa muda<br />
Bukan petuah sembarang petuah<br />
Petuah dari Kantor Urusan Agama</p>
<p>2<br />
Jadi pengantin itu enak<br />
Semua tamu panjatkan do’a<br />
Mumpung belum direpoti anak<br />
Rajin-rajinlah belajar agama</p>
<p>3<br />
Bulan madu ke pulau Bali<br />
Jangan lupa ke pantai Sanur<br />
Agar slalu disayang istri<br />
Jadilah suami yang jujur</p>
<p>4<br />
Hari minggu kau akad nikah<br />
Malam senin bagai di surga<br />
Agar pernikahanmu barokah<br />
Landasilah dengan agama</p>
<p>5<br />
Habis ijab kelilingi sendang<br />
Itu perbuatan syirik namanya<br />
Istri solehah enak dipandang<br />
Tentram di hati sejuk dimata</p>
<p>6<br />
Pak Modin memimpin do’a<br />
Diamini tamu undangan<br />
Nikah itu printah agama<br />
Untuk menggapai ridho Tuhan</p>
<p>7<br />
Terima kado dari sahabat<br />
Berisi kain dan sajadah<br />
Ajaklah suamimu bertobat<br />
Agar hidupmu barokah</p>
<p>8<br />
Punya anak dua saja<br />
Itu nasehat petugas KB<br />
Berbaiklah dengan mertua<br />
Walaupun dengan sepotong tempe</p>
<p>9<br />
Sholat harus baca fatihah<br />
Itu rukun sholat namanya<br />
Agar kumpulmu barokah<br />
Awalilah dengan berdo’a</p>
<p>10<br />
Janur kuning hiasan pesta<br />
Pasang di depan mihrab pengantin<br />
Dengan slalu blajar agama<br />
Hidup ini akan terbimbing</p>
<p>11<br />
Suka-duka berkeluarga<br />
Itu asam garamnya hidup<br />
Teruslah kau bekerja<br />
Sampai usiamu tutup</p>
<p>12<br />
Mejang pengantin dihari minggu<br />
Di hadapan tamu undangan<br />
Suami harus bisa jadi guru<br />
Agar tidak disepelekan</p>
<p>13<br />
Nutup hidangan dengan es buah<br />
Disajikan dengan prasmanan<br />
Perbanyaklah bayar sedekah<br />
Cara cerdas jaga keamanan</p>
<p>14<br />
Paling enak makan durian<br />
Baunya harum manis rasanya<br />
Agar istri cepat kerasan<br />
Jangan tinggal sama mertua</p>
<p>15<br />
Pesta nikah di hari sabtu<br />
Sewa gedung IPHI<br />
Istri yang suka membantu<br />
Pasti disayang suami</p>
<p>16<br />
Mata ngantuk jangan diseka<br />
Lebih baik istirahatkan<br />
Agar disayang mertua<br />
Jangan suka merepotkan</p>
<p>17<br />
Pak penghulu sudah hadir<br />
Pengantin dipersiapkan<br />
Janganlah suka menyindir<br />
Lebih baik buka-bukaan</p>
<p>18<br />
Ngurus nikah di KUA<br />
Itulah prosedur resmi<br />
Hidup itu suka dan duka<br />
Jangan pernah menyesali</p>
<p>19<br />
Bayar maskawin dengan dollar<br />
Agar orang menilai kaya<br />
Jadilah istri yang sabar<br />
Pasti suami kan suka</p>
<p>20<br />
Nikah siri itu illegal<br />
Itu pendapat ahli hukum<br />
Supaya anakmu tak nakal<br />
Ajarilah bersopan santun</p>
<p>21<br />
Hamil muda biasa muntah<br />
Itu penyakit tak berbahaya<br />
Jadi suami itu amanah<br />
Maka harus slalu waspada</p>
<p>22<br />
Rias pengantin dengan mukena<br />
Tampak cantik sejuk dipandang<br />
Agar hidup tidak sengsara<br />
Janganlah suka berhutang</p>
<p>23<br />
Buku nikah berwarna coklat<br />
Itu pegangan suami<br />
Jangan pernah tinggalkan sholat<br />
Agar hidupmu bestari</p>
<p>24<br />
Bulan syawal banyak pengantin<br />
Bulan suro masa paceklik<br />
Suami-istri harus prihatin<br />
Bila ekonomi sedang mencekik</p>
<p>25<br />
Bila lahir anak pertama<br />
Sembelihlah biri-biri<br />
Punya anak jangan dimanja<br />
Agar hidupnya mandiri</p>
<p>26<br />
Foto pengantin itu kenangan<br />
Perlu dijaga sepanjang masa<br />
Pergilah mencari kesenangan<br />
Tapi jangan lupa keluarga</p>
<p>27<br />
Jual bakso di pertigaan<br />
Untuk nafkahi anak dan istri<br />
Makanlah sesuai kemampuan<br />
Walaupun berlauk teri</p>
<p>28<br />
Paling asik dimanja suami<br />
Digendong kemana-mana<br />
Hargailah pekerjaan istri<br />
Agar hatinya berbunga</p>
<p>29<br />
Bayi nangis jangan dicubit<br />
Nangisnya akan mengeras<br />
Jadi suami janganlah pelit<br />
Agar istrimu tidak memelas</p>
<p>30<br />
Kuning telor itu amis<br />
Kuning kunyit itu obat<br />
Laki-laki jangan menangis<br />
Hadapi kesulitan dengan semangat</p>
<p>31<br />
Pak rudi penjaga pintu<br />
Tertidur pulas di meja teras<br />
Jadilah istri yang bermutu<br />
Jangan menjadi istri pemalas</p>
<p>32<br />
Azan subuh dikumandangkan<br />
Terdengar nyaring dari dalam kemah<br />
Milih istri jangan sembarangan<br />
Carilah wanita yang qona’ah</p>
<p>33<br />
Masak teri dibumbu padas<br />
Enak di rasa murah harganya<br />
Jadi suami janganlah culas<br />
Ditinggal istri baru tau rasa</p>
<p>34<br />
Istri hamil nyidam mentimun<br />
Mentimun langka diganti roti<br />
Ajarilah anak bersopan santun<br />
Kelak besar kan dihormati</p>
<p>35<br />
Bila anak sedang diare<br />
Janganlah dikasih bubur<br />
Walaupun hanya lauk tempe<br />
Ajarilah mereka bersyukur</p>
<p>36<br />
Tanah wakaf jangan dijual<br />
Digadaikan juga tidak sah<br />
Agar anakmu tak bengal<br />
Masukkan saja ke madrasah</p>
<p>37<br />
Penerima tamu pada berdasi<br />
Salami tamu sambil menunduk<br />
Pesta nikah tak perlu campursari<br />
Agar hadirin tak pada mabuk</p>
<p>38<br />
Mobil pengantin dihias bunga<br />
Bunga mawar warnanya merah<br />
Mengadulah ke mertua<br />
Bila suami suka marah</p>
<p>39<br />
Sopir bendi namanya kusir<br />
Ditarik kuda merah warnanya<br />
Istri cerewet jangan kau usir<br />
Cium pipinya dengarkan saja</p>
<p>40<br />
Jadi pengantin di musim hujan<br />
Pesta selesai tamupun pulang<br />
Jadi suami jangan suka jajan<br />
Masakan istri itu lebih aman</p>
<p>41.<br />
Rusa jantan bertanduk panjang<br />
Kejar betina terperosok parit<br />
Suami itu harus berjuang<br />
Menghadapi masalah sulit</p>
<p>42<br />
Lomba lari balapan karung<br />
Karung sobek kecebur kali<br />
Bila suamimu sedang murung<br />
Usap tengkuknya sampai geli</p>
<p>43<br />
Ketemu jodoh di pengajian<br />
Kajian rutin di ahad pagi<br />
Usai terima uang gajian<br />
Jangan serahkan semua ke istri</p>
<p>44<br />
Sarapan soto di pagi hari<br />
Berlauk babad, daging dan iso<br />
Biasakan anak hidup mandiri<br />
Walau hanya mengambil tisu</p>
<p>45<br />
Pengantin putri cantik wajahnya<br />
Dihias bunga melati putih<br />
Cari suami pilihlah yang perjaka<br />
Itu cara cerdas memilih benih</p>
<p>46<br />
Kantong infus tinggi digantung<br />
Terlalu rendah tak mau ngalir<br />
Menantu yang tak tau diuntung<br />
Perlu dipertimbangkan tuk dianulir</p>
<p>47<br />
Surau retak penuh jamaah<br />
Direnovasi tanpa subsidi<br />
Jagalah selalu sholat jamaah<br />
Untuk bekal di hari nanti</p>
<p>48<br />
Naik pramek ke Yogyakarta<br />
Berwisata ke Parangtritis<br />
Mumpung kita masih muda<br />
Mari kita jadi aktifis</p>
<p>49<br />
Minum kopi dipagi hari<br />
Badan hangat segar dan bugar<br />
Agar slalu disayang suami<br />
Jadilah istri yang penyabar</p>
<p>50<br />
Bermain facebook pagi dan petang<br />
Bangun jejaring di dunia maya<br />
Suami-istri yang tanpa utang<br />
Hatinya damai kluarga bahagia</p>
<p>51<br />
Hidangan pesta berlauk udang<br />
Udang ditumis ditabur pala<br />
Sengsara betul dililit utang<br />
Perutnya mules sakit kepala</p>
<p>52<br />
Bermain bola di tanah sawah<br />
Bertabur lumpur gatal di badan<br />
Hidup akan terasa susah<br />
Bagi orang yang tak beriman</p>
<p>53<br />
Berlatih renang dipinggir sungai<br />
Sungai meluap hanyutlah badan<br />
Alangkah gembira para suami<br />
Istri qonaah pintar berdandan</p>
<p>54<br />
Pulang kantor istri cemberut<br />
Cemburu buta tidak berdasar<br />
Istri solihah pasti penurut<br />
Jaga ucapan, khusuk dan sabar</p>
<p>55<br />
Main badminton di gedung oval<br />
Regu berganda ganda campuran<br />
Jangan bermain anal dan oral<br />
Sebab itu hubungan haram</p>
<p>56<br />
Naik dokar ke Surabaya<br />
Nyebrang Madura pakai sekoci<br />
Orang nikah jangan dipaksa<br />
Biarkan ikuti kata hati</p>
<p>57<br />
Naik motor bersorban helem<br />
Helem resmi produk SNI<br />
Istri cantik memang e hem<br />
Asal tidak makan ati</p>
<p>58<br />
Hewan buas bernama singa<br />
Mengejar kambing dapat kelinci<br />
Wanita itu suka dimanja<br />
Dibujuk rayu sang suami</p>
<p>59<br />
Musim panen durian tiba<br />
Harum semerbak wangi dipasar<br />
Jangan tunggu istri mengiba<br />
Berikan nafkah sesuai standar</p>
<p>60<br />
Mancing ikan di kedung ombo<br />
Dimasak pedas bumbu merica<br />
Jadi suami janganlah sombong<br />
Ditinggal istri baru tau rasa</p>
<p>61<br />
Kutu air jangan digaruk<br />
Dioles balsem panas rasanya<br />
Biarkan suamimu mengantuk<br />
Setelah melaksanakan tugasnya</p>
<p>62<br />
Roti kering rasanya enak<br />
Dicelup susu manis dan gurih<br />
Janganlah suka memaksa anak<br />
Ajak diskusi biarkan memilih</p>
<p>63<br />
Ngantar pengantin ke Boyolali<br />
Jalan menanjak tikungan tajam<br />
Suami istri jangan sampai berkelahi<br />
Masalah rumit dimusyawarahkan</p>
<p>64<br />
Hujan deras sebabkan banjir<br />
Merendam rumah kebun dan sawah<br />
Jadi istri jangan suka nyinyir<br />
Agar suami betah di rumah</p>
<p>65<br />
Baca koran dipagi hari<br />
Berita hangat tentang politik<br />
Ketahuilah wahai para istri<br />
Laki-laki itu suka degelitik</p>
<p>66<br />
Nikmat nian tidur di taman<br />
Beralaskan tikar sajadah<br />
Enak benar orang beriman<br />
Ngumpuli istripun jadi ibadah</p>
<p>67<br />
Nonton bola piala dunia<br />
Regu Korsel melawan Uruguay<br />
Menikahlah dengan wanita<br />
Jangan memilih laki-laki gay</p>
<p>68<br />
Lari kencang terperangkap off side<br />
Tendangan bebas untuk Meksiko<br />
Laki-laki jangan seperti tempe penyet<br />
Berani nikah berani ambil resiko</p>
<p>69<br />
Kuda liar merah warnanya<br />
Susu diperah dipakai obat<br />
Ketahuilah wahai orang tua<br />
Anaka-anakmu itu amanat</p>
<p>70<br />
Portugal kalah lawan Spanyol<br />
Ronaldo sedih lawannya berpesta<br />
Jadi istri janganlah konyol<br />
Gaji suami dipakai foya-foya</p>
<p>71<br />
Berwisata ke pinggir laut<br />
Mancing kepiting dapat teripang<br />
Agar suamimu lulut<br />
Dandanlah cantik sedap dipandang</p>
<p>72<br />
Mandi sore di kolam renang<br />
Bermain air suara kecipak<br />
Nikahlah agar hidupmu tenang<br />
Suami-istri sejalan kompak</p>
<p>73<br />
Regu Spanyol juara baru<br />
Perhelatan piala dunia<br />
Seorang Ibu adalah guru<br />
Bagi putra-putri mulia</p>
<p>74<br />
Jerman puas juara tiga<br />
Bermain cantik, lincah dan indah<br />
Suami-istri yang taat beragama<br />
Dijamin Allah dapat barokah</p>
<p>75<br />
Sinar pagi terasa hangat<br />
Menyeka punggung bayi prematur<br />
Jadilah muslim yang taat<br />
Berbudaya halal, ikhlas dan jujur</p>
<p>76<br />
Makan lumpia berlalap cabe<br />
Terasa pedas tapi menggoda<br />
Jangan biarkan urusan sepele<br />
Kalau membesar datangkan bencana</p>
<p>77<br />
Mati lampu terasa gelap<br />
Nyalakan lilin untuk berjalan<br />
Suami harus berani bersikap<br />
Ketika istri di simpang jalan</p>
<p>78<br />
Hama wereng menyerang padi<br />
Petani rugi gagalkan panen<br />
Jangan suka membuka aib istri<br />
Walaupun hanya urusan stagen</p>
<p>79<br />
Stopmap merah bergambar buku<br />
Dijual murah di pinggir jalan<br />
Istri jangan sembarangan pakai baju<br />
Jaga aurat itu lebih aman</p>
<p>80<br />
Murid baru latih berbaris<br />
Tanam disiplin sedari kecil<br />
Jangan biarkan istri mengemis<br />
Berilkan nafkah walau secuil</p>
<p>81<br />
Hari jum’at hari ibadah<br />
Berwangi wangi berdandan rapi<br />
Nikah itu amal ibadah<br />
Mentaati Allah dan sunah nabi</p>
<p>82<br />
Main internet pakai black berry<br />
Harganya mahal pulsanya boros<br />
Jangan suka menghina istri<br />
Ditinggal pergi kamu bisa mrongos</p>
<p>83<br />
Produk China banjiri pasar<br />
Murah harganya kualitas bagus<br />
Carilah istri jangan cari pacar<br />
Itulah jalan yang lurus</p>
<p>84<br />
Pasar bebas sudah berlangsung<br />
Persaingan dagang semakin ketat<br />
Agar suami-istri beruntung<br />
Jadilah muslim yang taat</p>
<p>85<br />
Kota Solo diguyur hujan<br />
Hujan pagi sebabkan basah<br />
Jadi istri jangan suka merepotkan<br />
Begini salah begitu salah</p>
<p>86<br />
Cari paspor di imigrasi<br />
Jalur cepat tambah biaya<br />
Sayangilah istri sepenuh hati<br />
Dari bulan madu sampai tua</p>
<p>87<br />
Paspor haji berwarna hijau<br />
Tak berbeda dengan TKI<br />
Agar keluargamu tidak kacau<br />
Ajaklah mereka mengaji</p>
<p>88<br />
Sopir taksi berseragam kuning<br />
Tunggu penumpang di pertigaan<br />
Suami yang suka mengusap kening<br />
Tanda istrinya kurang perhatian</p>
<p>89<br />
Rumah sakit bertabur dokter<br />
Layani pasien berkartu askes<br />
Jadi istri jangan keminter<br />
Agar suami tidak ngenes</p>
<p>90<br />
Nonton kartun Upin dan Ipin<br />
Film Malaysia banyak disuka<br />
Orangtua yang suka prihatin<br />
Anak-anak akan kirim do’a</p>
<p>91<br />
Lupa makan di perut lapar<br />
Lemas di badan sakit maag tiba<br />
Jadilah suami yang sabar<br />
mendidik anak istri tercinta</p>
<p>92<br />
Masih kecil rajin sekolah<br />
Berseragam biru putih nan keren<br />
Kalau ingin istri sholihah<br />
Carilah ia di pondok pesantren</p>
<p>93<br />
Buah sawo coklat warnanya<br />
Rasanya manis getahnya lengket<br />
Baik-baiklah jadi mertua<br />
Pada menantu yang kepepet</p>
<p>94<br />
Kucing kecil disuap susu<br />
Susu sapi putih nan manis<br />
Jadilah mertua yang bermutu<br />
Anak ikut menantu jangan menangis</p>
<p>95<br />
Motor tua macet di jalan<br />
Rusak busi dorong melulu<br />
Ucapkanlah selamat jalan<br />
Pada pengantin yang berbulan madu</p>
<p>96<br />
Jemur padi di pinggir sawah<br />
Di makan burung berramai-ramai<br />
Agar suami betah di rumah<br />
Dandanlah rapi wangi aduhai</p>
<p>97<br />
Bulan sya’ban jelang ramadhan<br />
Bulan pemanasan untuk puasa<br />
Laki-laki yang suka berdandan<br />
Lebih sopan dan berwibawa</p>
<p>98<br />
Beli elpiji di toko sebrang<br />
Ditimbang kurang harganya mahal<br />
Jadi suami jangan suka berang<br />
Pada anak-anak yang nakal</p>
<p>99<br />
Buah jambu jatuh ke bawah<br />
Dimakan kambing gibas tetangga<br />
Anak-anak harus tetap sekolah<br />
Kalau miskin carikan beasiswa</p>
<p>100<br />
Ruang AC dingin sekali<br />
Pake jaket untuk penghangat<br />
Menikahlah cukup sekali<br />
Yang kedua besok di akherat</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kuagemolong.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kuagemolong.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kuagemolong.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kuagemolong.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kuagemolong.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kuagemolong.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kuagemolong.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kuagemolong.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kuagemolong.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kuagemolong.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kuagemolong.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kuagemolong.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kuagemolong.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kuagemolong.wordpress.com/279/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuagemolong.wordpress.com&amp;blog=7266110&amp;post=279&amp;subd=kuagemolong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kuagemolong.wordpress.com/2011/03/17/100-pantun-pengantin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">kuagemolong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuagemolong.files.wordpress.com/2011/03/217112_10150157940293471_619578470_6529722_6335997_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">217112_10150157940293471_619578470_6529722_6335997_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENCARI DUPLIKAT AKTA NIKAH CUKUP 1 MENIT</title>
		<link>http://kuagemolong.wordpress.com/2009/04/24/mencari-diplikat-akta-nikah-cukup-1-menit/</link>
		<comments>http://kuagemolong.wordpress.com/2009/04/24/mencari-diplikat-akta-nikah-cukup-1-menit/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 02:13:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kuagemolong</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://kuagemolong.wordpress.com/2009/04/24/mencari-diplikat-akta-nikah-cukup-1-menit/</guid>
		<description><![CDATA[“Nikah tahun berapa pak?” tanya petugas KUA kepada seorang kakek yang ingin mencari duplikat akta nikah. “tidak ingat sama sekali” jawab si kakek. “dengan peristiwa G30 S PKI dulu mana ?” “mungkin sebelumnya, wong saat itu saya ikut patroli tentara menumpas PKI sudah nikah dan punya anak satu” Begitulah lagu masyarakat pencari diplikat nikah di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuagemolong.wordpress.com&amp;blog=7266110&amp;post=86&amp;subd=kuagemolong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://kuagemolong.files.wordpress.com/2009/04/6036-typing-550x0.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-359" title="6036.typing.jpg-550x0" src="http://kuagemolong.files.wordpress.com/2009/04/6036-typing-550x0.jpg?w=150&#038;h=98" alt="" width="150" height="98" /></a>“Nikah tahun berapa pak?” tanya petugas KUA kepada seorang kakek yang ingin mencari duplikat akta nikah.<br />
“tidak ingat sama sekali” jawab si kakek.<span id="more-86"></span><br />
“dengan peristiwa G30 S PKI dulu mana ?”<br />
“mungkin sebelumnya, wong saat itu saya ikut patroli tentara menumpas PKI sudah nikah dan punya anak satu”<br />
Begitulah lagu masyarakat pencari diplikat nikah di KUA. Buku nikah mereka habis dimakan rayap atau hilang entah kemana. Melayani masyarakat seperti ini paling susah. Bagaimana tidak bingung, tumpukan dokumen akta nikah sejak zaman Belanda hanya diikat dalam lemari, tidak diurutkan tahun apalagi dijilid. Mencari sesuatu yang tidak jelas sungguh sangat melelahkan. Masyarakat merasa tidak dilayani dengan baik. Petugas sudah merasa bekerja keras hasilnya belum tentu ditemukan dalam satu hari, karena dia harus meraba-raba, mengira-ngira tahun nikahnya sang kakek dan membuka lembar demi lembar akta nikah yang berdebu. Itu dulu.<br />
Hari ini KUA Gemolong berbenah. Semua akta nikah yang masih bisa diselamatkan dijilid pertahun, lalu dibuat catalog seperti perpustakaan. Katalog dimasukkan pada file computer dan internet. Ketika ada orang mencari duplikat tinggal buka file, klik edit, klik find, tulis nama yang dicari, klik find all maka muncullah nama yang dicari. Cukup 1 menit bahkan kurang dari itu. Kemudahan ini semakin lengkap dengan dimasukkannya catalog akta nikah dalam halaman internet. Orang di ujung dunia manapun akan sangat mudah mengetahui kapan nikah kakek-neneknya dilakukan. Caranya buka blog kua Gemolong yang beralamat www.kuagemolong.wordpress.com lalu klik catalog akta nikah, klik tahun kira-kira yang dikehendaki dan seterusnya. (Panduan pencarian akta nikah di internet sudah ada pada halaman catalog).<br />
Suatu pagi jam 7.00, ada 3 orang perlente dengan mobil Avanza berhenti di halaman KUA. Mereka berasal dari Bumiayu, satu diantaranya seorang pengacara. Tamu pagi-pagi itu ingin konfirmasi tentang kebenaran fotokopy akta nikah yang dia bawa. Rupanya ada sengketa warisan dengan saudaranya. Dengan sigap petugas membuka file catalog, dan dalam waktu sesingkat-singkatnya jawaban bisa diberikan. Sebelum berpamitan si pengacara bilang, “pak, saya sering mencari duplikat akta nikah untuk klien saya di berbagai KUA yang ada di Jawa Tengah, dan baru kali ini menemukan sistem yang paling cepat untuk mencari duplikat, Kabupaten Sragen memang sudah kondang tentang pelayanan publiknya”. Tentu saja, “Ini KUA di smarth regency bung !” (Gemolong, 24/04/09)<!--more--><!--more--><!--more--><!--more--><!--more--><!--more--><!--more--><!--more--><!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kuagemolong.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kuagemolong.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kuagemolong.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kuagemolong.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kuagemolong.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kuagemolong.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kuagemolong.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kuagemolong.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kuagemolong.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kuagemolong.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kuagemolong.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kuagemolong.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kuagemolong.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kuagemolong.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuagemolong.wordpress.com&amp;blog=7266110&amp;post=86&amp;subd=kuagemolong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kuagemolong.wordpress.com/2009/04/24/mencari-diplikat-akta-nikah-cukup-1-menit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">kuagemolong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuagemolong.files.wordpress.com/2009/04/6036-typing-550x0.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">6036.typing.jpg-550x0</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENDAFTARAN NIKAH LANGSUNG</title>
		<link>http://kuagemolong.wordpress.com/2009/04/22/pendaftaran-nikah-langsung/</link>
		<comments>http://kuagemolong.wordpress.com/2009/04/22/pendaftaran-nikah-langsung/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 07:00:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kuagemolong</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://kuagemolong.wordpress.com/2009/04/22/pendaftaran-nikah-langsung/</guid>
		<description><![CDATA[“Namanya yang benar Lusi Ariyanto atau Luzi Ariyanto pak?, di berkas desa Lusi sedangkan ijazah Luzi.” Tanya petugas pendaftaran nikah kepada seorang wali yang mendaftarkan nikah putrinya. Nama, tanggal lahir, wali dan data lain tentang calon pengantin seringkali tidak cocok diberkas nikah. Silang sengkarut itu hanya dapat diurai dengan mendatangkan langsung orang yang bersangkutan. Begitupun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuagemolong.wordpress.com&amp;blog=7266110&amp;post=55&amp;subd=kuagemolong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://kuagemolong.files.wordpress.com/2009/04/12.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-449" title="12" src="http://kuagemolong.files.wordpress.com/2009/04/12.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>“Namanya yang benar Lusi Ariyanto atau Luzi Ariyanto pak?, di berkas desa Lusi sedangkan ijazah Luzi.” Tanya petugas pendaftaran nikah kepada seorang wali yang mendaftarkan nikah putrinya.<span id="more-55"></span> Nama, tanggal lahir, wali dan data lain tentang calon pengantin seringkali tidak cocok diberkas nikah. Silang sengkarut itu hanya dapat diurai dengan mendatangkan langsung orang yang bersangkutan. Begitupun masalah klasik tentang biaya nikah. Masyarakat banyak yang mengira biaya nikah itu Rp. 300.000 – Rp. 500.000, sebab mereka setor ke P3N sebesar angka tersebut. Persepsi salah ini juga hanya dapat ditepis bila masyarakat membayar langsung kepada petugas, tanpa perantara.<br />
Memperhatikan betapa pentingnya mendatangkan langsung orang yang bersangkutan dalam pendaftaran nikah ini, maka sejak bulan Maret 2009 KUA Kec. Gemolong mewajibkan calon pengantin dan walinya datang ke KUA untuk pemeriksaan dan membayar biaya nikah. Awalnya sangat berat, bahkan banyak P3N yang tidak setuju, tetapi dengan penjelasan dan ketegasan akhirnya berjalan baik. Dengan kata lain anggapan masyarakat tidak mau datang ke KUA itu hanya mitos, faktanya mereka sangat kooperatif dan baik hati.<br />
Konsekuensi dari pendaftaran langung ini ternyata banyak, misalnya:<br />
1. KUA semakin ramai dikunjungi masyarakat. Biasanya yang datang hanya P3N sekarang beragam jenis masyarakat hadir di KUA.<br />
2. Akibat lebih lanjut KUA perlu berbenah diri. Data-data dinding yang kadaluarsa harus diperbaharui, cat yang kusam segera dipoles, kantor yang kumuh harus dihindari, musik di computer yang biasanya dangdut dan campursari perlu diganti nasyid atau qasidah dan petugas yang cemberut harus dipaksa senyum. Masyarakat yang ke KUA akan membawa “oleh-oleh sesuai yang meraka lihat, dengar dan rasakan. Mereka akan cerita ke teman, tetangga dan handai tolan tentang kondisi KUA. Kalau KUA tidak tidak berbenah diri hancurlah citranya di masyarakat sebaliknya bila baik maka dengan tanpa diperintah mereka akan menjadi agen penyebaran informasi tentang kebaikan KUA.<br />
3. Untuk lebih memanjakan masyarakat ini, kayaknya ruang pelayanan perlu diberi AC. Seperti kita tahu, akibat pemanasan global suhu uadara terasa panas. Dengan adanya AC mereka akan masuk KUA terasa<em><strong> nyess</strong></em> dan harum. Ditambah senyum dan keramahan petugas tentu akan menambah kredit poin KUA di masyarakat. Masyarakat di era reformasi ini memang harus kita layani sebaik-baiknya sebab merekalah pemilik negara ini dan kita menjadi pelayannya.  (Gemolong, 22/04/09)<!--more--><!--more--><!--more--><!--more--><!--more--><!--more--><!--more--><!--more--><!--more--><!--more--><!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kuagemolong.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kuagemolong.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kuagemolong.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kuagemolong.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kuagemolong.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kuagemolong.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kuagemolong.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kuagemolong.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kuagemolong.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kuagemolong.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kuagemolong.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kuagemolong.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kuagemolong.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kuagemolong.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kuagemolong.wordpress.com&amp;blog=7266110&amp;post=55&amp;subd=kuagemolong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kuagemolong.wordpress.com/2009/04/22/pendaftaran-nikah-langsung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">kuagemolong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kuagemolong.files.wordpress.com/2009/04/12.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">12</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
